Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Tuesday, February 25, 2014

(Key) N

kau hadir lagi
di dalam mimpi-mimpi
sampai aku lupa
kalo hari ini harus bekerja

ku nikmati hari-hari bersamamu
sekalipun di dalam mimpi
namun ku tak sanggup menghubungimu
karena khawatir menjadi angin lalu

biarlah ini semua berlalu
menjadi kenangan indah seorang diri
semoga kau bahagia disana
dan aku tetap pada prinsip diri

biarkan waktu yang menentukan
diriku dirinya menempuh takdirnya
dan tak harus segalanya dimiliki
manusia itu fakir

terima kasih
untuk saat ini, ku ingin sembuh total
Kau menjagaku
hinggaku bertemu-Mu
di tempat terindah
yang tak pernah kulihat
amin

Sunday, February 23, 2014

Lead or Back off

mana yang didahulukan?
dirikah?
atau...
yang lainnya kah?

entahlah, terkadang satu sisi membenahi diri
hal yang selalu menjadi pembenaran
padahal telah nyata, bukan kebenaran
mari dimulai dengan instropeksi diri

hari ini, kemarin, dan beberapa pekan sebelumnya
penyakit ini, masih saja terasa sakitnya
lebih parah dari yang biasanya
kukira, dengan pengobatan rehabilitasi kan berhasil
nyatanya belum berdampak signifikan
apakah karena diriku yang lemah dan rentan?

hal ini telah lama ingin disampaikan
perasaan lah yang mendorong diri, tuk terdiam
termenung
tak mudah tuk menyampaikan

bukan karena apapun
hanya untuk kali ini saja
saya ingin sembuh total
dengan cara sendiri

karena, resep yang ada
tak pernah saya ikuti
karena kebodohan dan kefakiran saya yang membuat seperti ini

namun, tetap saja
cita-cita ini sama
namun, untuk kali ini saja, porsir realitanya berkurang
karena sebagiannya
untuk pengobatan diri
agar sehat total

terima kasih.
entah 8 s.d. 10
ambil pertengahan 9.
sudah 9.

Saturday, February 15, 2014

OBAT

masih tak ingatkah
atau kurang kah
cukupkan hingga saat ini saja
sekarang saja
janga kau tunda-tunda
atau menyisakan sesak di dada
yang terdalam
mengakar hingga ke bagian paling dalam
pendengaran
penglihatan
pernafasan
pemikiran
pastikan
mendapatkan
asupan
obat

jadikanlah obat itu keseharian tuk menyembuhkan penyakitmu yang berlarut-larut agar segalanya berubah menjadi lebih baik
semangat, tuk menyembuhkan 1 penyakit ini
semangat, tuk sembuh dari pernyakit ini
semangat, tuk sembuh selamanya
hingga waktunya menjemput
sudah sembuh

Monday, May 20, 2013

harapan

kuharap tulang rusukku yang hilang kembali
sebelum ku mampu tegak berdiri
agar tetap tegar dan kuat
sekalipun badai menerpa dan tersambar kilat

ku tahu diri masih merangkak
rasa kandas hilang tertiup angin
perlahan ku bangun kepastian
ku yakin hujan kan berhenti

tak seperti biasanya ada batu yang besar
seolah tidak tampak
kulihat kebawah dan peta
memang seperti itu dua satu lima lima

tetap saja harus ada baju dan sepatu
tak bisa begitu saja telanjang kaki
terlihat bersiap-siap berdiri
meyakinkan raga yang tak ternilai

riangnya burung bukannya terdengar indah
nampak seperti gagak yang siap menyantap bangkai
menyulut minyak tumpah tak tertata dengan benar
menyambar ruang isi dan kutakut membakar semuanya

saat kembali
ku harap bisa berdiri
tegap, yakin, dan tanpa ragu
tuk memenuhi ridho-Mu

amin

Friday, December 9, 2011

Pengalaman


Kecoa besi mengerumuni jalan baru

Menghiasi sepanjang jalur baru
Panas gersang bukan karena bintang
Tapi racun pembunuh binatang

Tak nyaman dengan cara mengemudi
Tak ada komplen yang membual
Hentakan membuat mual
Isi perut akan dijual

Lebih cepat dari dugaan
Firasat yang dihiraukan
Ditengah-tengah kerumunan
Dan menjadi bintang jalanan

Bara api telah memerah
Mampu membakar yang didekatnya
Sejenak berpikir dengan cerah
Ternyata tak ada gunanya

Bau, kotor, basah, menjijikan
Keadaan yang tak menyenangkan
Selama satu jam perjalanan
Serasa telah melalui beberapa bulan

Sesampai di pondok
Seakan ingin merogok
Tapi itu akal yang jongkok
Ku memilih untuk merokok
Bukan untuk tampil beda
Tapi untuk mengeluarkan asap bara
Yang tersimpan dalam dada

Ingin ku hantam dengan keras
Seakan sebuah kantung beras
Namun, itu semua tak bisa
karena cinta dalam asa


Karya : Hilman Nuha Ramadhan
04-06 Juni 2011

Monday, November 28, 2011

Bidadari


Bidadari
Karya  : Habiburrahman El Shirazy
Namamu tak terukir dalam catatan harianku
Asal usulmu tak hadir dalam diskusi kehidupanku
Wajah wujudmu tak terlukis dalam sketsa mimpi-mimpiku
Indah suaramu tak terekam dalam pita batinku
Namun kau
Hidup mengaliri pori-pori cinta dan semangatku
Sebab kau adalah hadiah dari Tuhan Yang Maha Agung

Bidadari
                                                            Karya : Hilang ditelan kegelapan
                                                            1 Juni 2011. 13:00
Kau seputih susu
Kau seindah mutiara
Kau semurni air
Kau selembut sutra
Kau sekuat emas
Kau semanis madu
Kau seharum kasturi
Kau secantik mawar
Kau..
Mampu mengikis hati,
Hingga tersungkur lemas
Karena kau adalah bidadari langit

dua karya memiliki judul yang sama namun dasar pembuatan yang berbeda. karya pertama dibuat dengan hati atas dasar cinta illahi, karya kedua dibuat dengan pikiran atas dasar penglihatan semata. selain itu, karya pertama dibuat karena pengarang mampu untuk membangun cinta, sedangkan karya kedua dibuat karena sedang jatuh cinta kepada makhluk. pilihlah sendiri, mau membangun cinta dengan dasar/pondasi cinta pada illahi sehingga berani untuk meninggalkan atau pun ditinggalkan oleh seseorang yang dicintai. atau jatuh cinta, rela untuk masuk kepada jurang keduniaan. itulah penilaian penulis terhadap kedua karya yang disajikan. dan karya yang kedua bukti bahwa penulis mengagumi paras seseorang.
'bangunlah cinta, dengan pondasi yang benar nan kokoh, hindarilah tipu daya dunia'
terima kasih.

Wednesday, November 23, 2011

Jalanku


Kau telah tunjukkan jalan
Berharap dalam setiap pembukaan
Tak mengharap apapun
Pertemuan yang kunantikan

Hujan semakin deras
Mengganggu jalan lurus
Akhirnya menjadi kabur
Tapi jalan tak pernah hilang jalur

Perputaran terjadi
Mengikis karat-karat besi
Berimbas pada bumi
Jangan membuat berdiam diri

Seakan diriku terdiam
Terkapar tersungkur parah
Meninggalkan kegelapan malam
Merupakan jalan yang tak mudah

Kucoba temukan..

Malam tanpa bulan
Bulan yang mampu menyinari jalan
Jalan belok yang coba ditempuh
Tetap tak mudah

Bintang jatuh yang pudar
Tererupsi oleh ombak malam
Kembali pada suratan takdir
Demi menjauhi jalan kelam

Kau.. menjagaku
Kau.. mengasihiku
aku menantikan-Mu
aku mencintai-Mu

Terima Kasih Tuhan
Kau mengembalikan aku pada jalan kebenaran

*Al-Quran jauh lebih indah

ini jalan hidupku, bagaimana jalan hidupmu? 

Karya : Hilman Nuha Ramadhan
1-2 Juni 2011

Monday, November 21, 2011

Suratan


Karya : Malam Tanpa Bulan
Tanam hatiku dengan pandanganmu
Siram hatiku dengan senyumanmu
Semai hatiku dengan tawamu
Isi hatiku dengan kehadiranmu

Redupkan hatiku atas nama cinta Ilahi
Demi menjaga kesucian diri
Karena aku..
tak tahu ukiran abadi dalam suratan-Nya

Saturday, October 15, 2011

Fajar


Karya : Hilman 'Sang Generator' Nuha
1 Juni 2011. 04:30
Ayam berkokok fajar pun tiba
Surau-surau mengengumandangkan pengobar semangat
Bulan menyembunyikan benderangnya
Kabut turun mengembun dipepohonan
Angin menusuk ubun-ubun
mampu menyikap tubuh lebih dalam
Yang tersikap telah terabaikan kembali diperhatikan
Suasana penuh akan kerinduan

Air nampak tak bersahabat
Ubin menggentarkan tiang penyangga utama
Hamparan ombak membuat nyaman
Seolah menjadi tuli
Nampak semuanya menjadi kabur
Tak kan pernah bisa sejernih air

Runtuhkanlah semuanya
Raihlah keabadian

PEMBUKAAN

tak ada doa yang luar biasa dan yang paling sering diucap oleh insan yang beriman, yaitu 'Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh'. kan selalu terucap kepada sesama-Nya.
dengan ucapan basmallah, 'Bismillahirrahmaniirrahim' saya ucapkan selamat datang kepada anda semua yang membuka blog ini, dengan harapan blog ini mampu menjadi blog yang bermanfaat bagi siapapun yang melihatnya dan bagi siapapun yang membuka blog ini.
hamdallah selalu terucap, sebagai doa yang paling dahsyat bagi tiap hambanya yang mengimani Allah dan Hari Akhir. peribadatan yang dilakukan tiap harinya, selalu dilakukan sebagai rutinitas semata, namun itu keliru. peribadatan yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada sang Maha Pencipta yang senantiasa melihat aktivitas, menjaga dalam kelelapan malam, dan memberikan rizki-Nya sekalipun hamba tersebut sedang berma'siat kepada-Mu.
astaghfirullah, sungguh Engkau yang selalu mengampuni dosa dan khilaf yang dilakukan oleh hamba-Nya, Engkau yang selalu memberikan peringatan kepada Hamba-Nya. maafkan Hamba-Mu ini, apabila blog ini tidak mampu memberikan banyak manfaat kepada hal layak banyak, sungguh hamba hanya mengharap ridho-Mu semata, dan mengharap pertemuan dengan-Mu di kehidupan lain nanti senantiasa berkumpul dengan Rasulullah SAW serta orang-orang yang shaleh, amin.
shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai pelopor dalam perubahan peradaban menuju ke arah yang benar dan baik. dia-lah sumber inspirasi, dialah sang motivator sesungguhnya.
terima kasih kepada semuanya, yang telah membuka blog ini, dan semoga bermanfaat. nantikan info-info yang terbaru dari saya 'Sang Generator'.